Apa itu Field Tape? Penjelasan, Tujuan Pengolahan Data Seismik dan Jenis Noise

Pengertian Field Tape

Data yang sudah diambil dari lapangan akan dimasukan ke dalam field tape dan akan diolah agar bisa dibaca. Adapun field tape memiliki pengertian merupakan data seismik  yang direkam ke dalam pita magnetik dengan standar format tertantu. Standarisasi ini dilakukan oleh SEG (Society of Exploration Geophysics). Magnetic tape yang digunakan biasanya adalah tape dengan format: SEG-A, SEG-B, SEG-C, SEG-D, dan SEG-Y. Format data terdiri dari header dan amplitudo. Header berisi informasi mengenai survei, project dan parameter yang digunakan dan informasi mengenai data itu sendiri.

Tujuan pengolahan data seismik

Adapun setelah didapatkan field tape, selanjutnya diolah agar bisa dibaca dan diinterpretasi. Tujuan dari pengolahan data seismik ialah agar memperoleh gambaran yang mewakili lapisan-lapisan di bawah permukaan bumi. Tujuan utama pengolahan data seismik menurut Van Der Kruk (2001) adalah :

  1. Untuk meningkatkan signal to noise ratio (S/N).
  2. Untuk memperoleh resolusi yang lebih tinggi dengan mengadaptasikan bentuk gelombang sinyal.
  3. Untuk mengisolasi sinyal-sinyal yang diinginkan (mengisolasi sinyal refleksi dari multiple dan gelombang-gelombang permukaan).
  4. Untuk memperoleh gambaran yang realistik dengan koreksi geometri.
  5. Untuk memperoleh informasi-informasi mengenai bawah permukaan (kecepatan, reflektivitas, dll).

Pengolahan data seismik bertujuan memperbaiki S/N ratio. Hal ini berarti semua noise yang mengganggu/menyelubungi informasi refleksi sedapat mungkin diredam dan sebaliknya semua informasi refleksi dipertahankan dan bahkan diperkaya (spektrum amplitudonya) dan dikoreksi fase spektrum, sehingga akan diperoleh penampang seismik yang benar.

Data seismik direkam ke dalam pita magnetik dengan standar format tertantu. Standarisasi ini dilakukan oleh SEG (Society of Exploration Geophysics). Magnetic tape yang digunakan biasanya adalah tape dengan format: SEG-A, SEG-B, SEG-C, SEG-D, dan SEG-Y. Format data terdiri dari header dan amplitudo. Header berisi informasi mengenai survei, project dan parameter yang digunakan dan informasi mengenai data itu sendiri.

Jenis Noise

Rekaman Data Seismik (Sun and Bancroft, 2001)

Field tape sudah pasti terdapat noise yang menganggu dalam proses pengolahan data. Adapun untuk menghilangkan noise tersebut harus memahami terlebih dahulu jenis gangguan agar tidak menghapus data yang dikiranya noise namun ternyata malah data yang cukup penting. Adapun jenis noise antara lain.

  1. Trace mati, karena geophone-nya sengaja tidak dipasang, sehingga kanalnya akan berisi noise instrumen atau karena kerusakan kanal.
  2. Trace yang mengandung noise elektro statik, biasanya frekuensi tinggi.
  3. Trace yang merekam getaran langkah orang yang berjalan dekat geophone pada saat perekaman berlangsung.
  4. Cross Feed.
  5. Polaritas terbalik (hal ini tidak perlu dimatikan, karena bisa dikoreksi pada komputer).
  6. Daerah first arrival (gelombang bias, pakai initial muting).
  7. Noise di dalam trace yang mengelompok (pakai surgical muting).
Tentang Penulis
Putra Marenda Aldisha Wijaya
Putra Marenda Aldisha Wijaya
Artikel Lainnya