50 Kata-kata Bijak Tere Liye, Menyentuh Perasaan

Siapa sih yang tidak mengenal Tere Liye? Seorang pria yang terkenal dengan karyanya sebagai penulis. Ia sudah menelurkan banyak karya buku yang laris manis di pasaran. Penulis kelahiran 21 Mei 1979 sudah terjun di dunia tulis menulis sejak 2005. Hingga sekarang ia masih eksis menulis kata-kata bijak Tere Liye dalam bukunya.

Kata-kata bijak Tere Liye dipadukan dengan alur cerita, membuat buku hasil karyanya menjadi lengkap. Wajar saja jika banyak yang kata-kata bijak Tere Liye. Tidak sedikit yang membuat kata-kata bijak Tere Liye sebagai bentuk ekspresi ungkapan rasa sayang. Penulis buku Tentang Kamu sukses menyihir semua pembacanya dengan kata-kata bijak Tere Liye yang menyentuh perasaan.

Penasaran kan apa saja kata-kata bijak Tere Liye yang menyentuh perasaan? Berikut Memora.id rangkum dari berbagai sumber, kata-kata bijak Tere Liye.

Kata-kata bijak Tere Liye

1. Cinta adalah perbuatan. Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong.

2. Cinta selalu saja misterius. Jangan diburu-buru, atau kau akan merusak jalan ceritanya sendiri.

3. Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, Mengikhlaskan semua.

4. Bagaimanapun keadaan kita, mau sedih, bahagia, waktu tidak pernah berhenti menunggu. Waktu tetap berjalan.

5. Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.

6. Carilah orang-orang yang tidak mudah bilang suka, tapi saat bilang, dia langsung bawa satu rombongan keluarga.

7. Aku harus segera menyibukkan diri. Membunuh dengan tega setiap kali kerinduan itu muncul. Berat sekali melakukannya, karena itu berarti aku harus menikam hatiku setiap detik.

8. Saat kita tertawa, hanya kitalah yang tahu persis apakah tawa itu bahagia atau tidak. Boleh jadi kita sedang tertawa dalam seluruh kesedihan. Orang lain hanya melihat wajah.

9. Jangan sering-sering menoleh ke belakang kalau ingin melangkah maju, nanti kakinya tersangkut.

10. Dengan terus melangkah, cepat atau lambat, semua beban kenangan akan tertinggal di belakang.

11. Kau tau? Hidup ini sebenarnya perjalanan panjang, yang setiap harinya disaksikan oleh matahari.

12. Tidak masalah sering dihina, dicaci. Banyak orang mulia lahir dari seluruh penghinaan dan cacian.

13. Anak laki-laki yang baik tidak pernah meneriaki wanita apalagi membuatnya sedih dan tersakiti.

14. Bagian terbaik jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri.

15. Jangan menghukum kesempatan dengan penantian. Karena terkadang melepaskan sesuatu justru memperoleh yang terbaik.

16. Hidup ini memang tentang menunggu. Menunggu kita untuk menyadari, kapan kita akan berhenti menunggu.

17. Aku sempurna tertikam oleh ilusiku sendiri. Pengkhianatan oleh hatiku yang sibuk menguntai simpul pertanda cinta.

18. Melepaskan dengan tulus sesuatu yang amat kita inginkan tidak selalu berarti kita lemah.

19. Tidak ada kehilangan yang paling menyedihkan di dunia ini selain kehilangan kejujuran, harga diri dan martabat.

20. Cinta itu beda-beda tipis dengan musik yang indah. Ya, cinta itu macam musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.

21. Pengalaman selalu lebih penting dibanding level pendidikan dan nilai akademis.

22. Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru.

23. Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar.

24. Perasaan sayang yang berlebihan, esok lusa justru bisa menghasilkan kebencian tak terhingga.

25. Seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk

Kata-kata bijak Tere Liye

26. Cinta adalah sabar. Orang-orang yang sabar akan memperoleh cinta yang istimewa.

27. Sikap dan kehormatanlah yang membedakan seorang petarung dengan petarung lainnya.

28. Cinta itu tidak selalu melekat pada kebersamaan, tapi melekat pada doa-doa yang disebutkan dalam senyap.

29. Alangkah banyaknya pencinta yang justru berusaha tampil hebat, keren, gagah, sampai dia lupa menjadi dirinya sendiri.

30. Kuberitahu kau sebuah rahasia kecil. Dalam urusan ini, sembilan dari sepuluh kecemasan muasalnya hanyalah imajinasi kita. Dibuat-buat sendiri, dibesar-besarkan sendiri.

31. Hidup harus terus berlanjut tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, biar waktu yang jadi obat.

32. Berhentilah bertanya bagaimana menemukan pasangan yang baik. Mulailah menjadi orang yang baik dan terus lebih baik. Maka dengan sendirinya akan ditemukan.

33. Hidup kita memang tidak sempurna. Tapi kita bisa membuatnya lengkap dengan selalu berterima-kasih.

34. Jangan menggantungkan kebahagiaan kepada orang lain. Akan tetapi, gantungkanlah kepada sumber segala kebahagiaan.

35. Percayalah, sepanjang kita punya mimpi, punya rencana, walaupun kecil tapi masuk akal, tidak boleh sekalipun rasa sedih, rasa tak berguna itu datang mengganggu pikiran.

36. Jika dia memutuskan untuk pergi menjauh, itu berarti sudah saatnya kau memulai kesempatan baru.

37. Jangan terlalu mengejar seseorang, memilikinya, nanti kita tidak akan pernah paham hakikat memiliki sebenarnya.

38. Jika dua orang ditakdirkan bersama, maka dari sudut bumi manapun mereka berasal, mereka pasti bertemu.

39. Ketika seseorang membuat kita menunggu, itu berarti ada hal lebih penting yang dia urus dibandingkan kita.

40. Berikanlah hadiah sebuah buku kepada seseorang yang amat kau hargai.

41. Ketika kita tidak bisa melupakan sesuatu, kejadian, atau seseorang, maka bukan berarti kita tidak bisa terus beranjak maju.

42. Apa yang terjadi jika hujan tidak pernah turun lagi? Apa yang terjadi jika kamu tidak pernah mengingatku lagi, seperti orang-orang yang lupa tentang hujan?

43. Begitulah hidup, kadang di atas, kadang di bawah. Kadang berjaya, kadang terhina.

44. Kawan, tidak perlu selalu cepat panas hati, karena boleh jadi, kita hanya keliru memahami, atau terlalu cepat mengambil kesimpulan.

45. Dengan berprasangka baik saja, hati kau masih ketar-ketir memendam duga, menyusun harap, apalagi dengan prasangka negatif, tambah kusut lagi perasaan kau.

46. Jika seseorang tetap menemani kita di masa-masa sulit. Maka dia berhak menemani kita di masa-masa mudah.

47. Jangan terlalu mengejar kehidupan, materi, nanti kita lupa hakikat hidup ini sendiri, dan lupa melaluinya penuh kesyukuran.

48. Kalau hati kau sedang banyak pikiran, gelisah, kau selalu punya teman dekat. Mereka bisa jadi penghiburan, bukan sebaliknya malah tambah kau abaikan.

49. Kau tahu, kau hari ini terlihat cantik sekali. Meski aku lebih suka melihat kepalamu dulu yang botak.

50. Isi hari-hari dengan kesempatan baru. Lanjutkan hidup dengan segenap perasaan riang.

Artikel Lainnya