Pengertian Amplifikasi Mikroseismik HVSR dan Rumusnya

Apa itu Amplifikasi? Amplifikasi adalah penguatan sinyal. Penguatan sinyal yang erat kaitannya dengan perbesaran gelombang seismik. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan yang signifikan antar lapisan. Apabila menemui lapisan yang lunak, maka penguatan sinyal akan terjadi. Pada gambar A ialah menjelaskan arti A0 dan f0 pada kurva HVSR, dimana f0 memiliki arti merambat secara horizontal tergantung penguatan gelombang pada tanah yang dilewatinya.

gambar A

Amplifikasi menurut Nakamura

Nakamura (2000) menyatakan bahwa nilai amplifikasi pada suatu tanah berkaitan dengan perbandingan kontras impedansi lapisan permukaan dengan lapisan di bawahnya.

Bila perbandingan kontras impedansi kedua lapisan tersebut tinggi maka nilai yang semakin jauh, maka faktor penguatan juga tinggi.

Amplifikasi menurut Marjiyono

Menurut Marjiyono (2010), nilai amplifikasi akan berbanding lurus dengan nilai perbandingan spektral horizontal dan vertikalnya (H/V). Nilai amplifikasi dapat berubah menjadi besar jika batuan telah mengalami deformasi (pelapukan, pelipatan atau pesesaran) yang mengubah sifat fisik batuan.

Pada batuan yang sama, nilai amplifikasi dapat bervariasi sesuai dengan tingkat deformasi dan pelapukan pada tubuh batuan tersebut.

Rumus Amplifikasi

Berdasarkan pengertian di atas, maka nilai amplifikasi dapat dituliskan pada persamaan sebagai suatu fungsi perbandingan nilai kontras impedansi

A0 = {(ρb.vb)/(ρs.vs)}

Keterangan
ρb : densitas batuan dasar (gr/ml).
vb : kecepatan rambat gelombang di batuan dasar (m/dt).
vs : kecepatan rambat gelombang di batuan lunak (m/dt).
ρs : rapat massa dari batuan lunak (gr/ml).

Penyebab Amplifikasi Tinggi

Menurut Towhata (2008) ada 4 penyebab penguatan sinyal (amplifikasi) bisa tinggi karena suatu daerah telah mengalami hal di bawah ini.

1. Memiliki lapisan lapuk yang terlalu tebal di atas lapisan keras

2. Memiliki nilai frekuensi natural tanah rendah

3. Frekuensi natural gempa dengan geologi setempat sama atau hampir sama

4. Adanya gelombang gempa terjebak di dalam lapisan lunak dalam waktu yang lama.

Artikel Lainnya