Puisi: Perempuan Juara Satu, Hai!

3 Tahun lalu, kalau tidak salah..

Kamu hadir begitu saja di depanku

Dengan seulas senyum bahagia saat menelpon kedua orang tuamu

Mah Pah, adek juara 1!

Aku terbawa arus kebahagiaanmu

Hingga saat itu aku sadar

Aku tertarik padamu

…..

Bahkan sebelum mengenal namamu

Aku akui aku sudah suka

Hei! Batinku dalam hati

Ingin ku sapa dan ajak kamu berkenalan

……

Namamu siapa?

Tanya ku usai ia bertelepon

Ia sebut namanya dan aku ucapkan selamat

Ia tersenyum manis dan ucapkan terimakasih

……

Setelah itu kami dekat

Aku bahkan bersua ke Bandung

Hari paling bahagia bagi ku

Waktu ingin sekali aku bekukan

Sayang, saat itu waktu malah berjalan cepat

…..

Pulang dari Bandung

Aku mencoba mendekati kamu lagi dan lagi

Tapi kamu malah menjauh

Hingga aku mendapatkan satu fakta

Kamu sudah kepunyaan orang lain

…..

Kamu pacar orang lain

Hei pacar orang!

Kamu apa kabar?

Masih ingat aku kan?

……

Aku pesimis

Dan akhirnya dilalap habis kekecewaan

Hingga akhirnya kata Hei Juara Satu

Perlahan mulai hilang di kamus kata-kataku.

Artikel Lainnya