Ruhiyat Wooden Puppet & Mask, Galeri Wayang yang Melegenda di Bandung

Penulis: Heri Setiawan (IG: @udarang21)

Bila wisatawan sering berkunjung di kawasan Jalan Asia Afrika, cobalah untuk singgah dan mampir ke Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask. Tidak jauh dari belakang Hotel Savoy Homan, wisatawan akan bertemu dengan sebuah galeri pembuatan wayang golek yang sudah melegenda di Kota Bandung.

Tempat sederhana yang berada di tengah permukiman warga ini akan memberikan pengalaman istimewa yang jarang ditemui saat berwisata di Kota Bandung. Selain itu, senyuman hangat dari pemilik Ruhiyat Wooden Puppet & Mask akan menyambut ramah kedatangan wisatawan.

Mari kita lihat dan mampir sejenak ke Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask, Yuk!

Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask, Tempat yang Sering Dikunjugi Wisatawan Asing

Nama Ruhiyat Wooden Puppet & Mask diambil dari nama sang pendiri yaitu Alm, Ruhiyat dan sudah berdiri sejak tahun 1950’an. Sedangkan penggunaan nama berbahasa Inggris di Ruhiyat Wooden Puppet & Mask dibuat karena tempat ini sering dikunjungi oleh wisatawan asing.

Dengan penamaan tersebut wisatawan asing yang ingin berkunjung kesini lebih mudah mengenal keberadaan Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask.

Tidak hanya berkunjung, wisatawan asing yang datang juga kerap belajar langsung proses pembuatan wayang golek di Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask ini.

Tak ayal, Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask kerap kali mendapat pesanan khusus custom dari berbagai negara di dunia, seperti Malaysia, Inggris, Jepang, Prancis, Belanda, dan Belgia. Namun, bagi sebagian wisatawan Tanah Air, masih banyak yang belum mengetahui keberadaan tempat ini.

Oleh karena itu, jika nanti berlibur ke Kota Bandung jangan lupa untuk berkunjung ke Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask ya. Ajak semua keluarga, saudara, teman hingga gebetan untuk mampir ke tempat ini.



Tiga Generasi yang Selalu Setia Membuat Wayang

Di Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask terdapat 168 karakter dari dunia pewayangan diproduksi dari tangan terampil oleh pemiliknya yang bernama Tatang Heryana. Tatang Heryana merupakan generasi ketiga dari pendiri pertama Ruhiyat Wooden Puppet and Mask.

Meskipun sudah memasuki usia senja Tatang selalu setia dan semangat dalam berkarya. Tatang juga kerap mengkreasikan pembuatan wayang golek sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, wayang golek buatan Tatang selalu memiliki ciri khas sendiri, baik dari segi bentuk, ukiran hingga warna.

Berkat kesetiaannya dalam bekarya membuat kerajinan wayang golek, pemerintah Kota Bandung terus mendukung dan  merekomendasikan kepada wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Ruhiyat Wooden Puppet & Mask.



Belajar dan Memahami Filosofi Wayang

Di Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask wisatawan tidak hanya dapat membeli wayang golek, hiasan kayu, dan aneka merchandise lainnya. Disini pengunjung juga bisa belajar langsung proses pembuatan wayang mulai dari awal hingga akhir serta mengetahui makna serta kisahnya.

Selain itu wisatawan juga dapat mendengar dan berbincang langsung tentang berbagai hal mengenai wayang golek, mulai dari wayangnya itu sendiri, sampai filosofi yang melekat dari setiap karakternya dengan pemilik Galeri Ruhiyat Wooden Puppet & Mask yang dikenal sangat ramah.

Untuk bagi wisatawan yang tertarik mendapatkan pengalaman seru mengunjungi Ruhiyat Wooden Puppet & Mask, bisa langsung saja menuju Jl. Pangarang Bawah III No. 78/17B, Cikawao, Lengkong, Kota Bandung. Selamat berkunjung.



Artikel Lainnya