Pengertian Noise dan Data dalam Seismik dan Contoh-contohnya

Pengertian Noise dan Data dalam Seismik dan Contoh-contohnya



Dalam seismik ada 3 tahapan yakni akuisisi data, processing data dan interpretasi. Setelah akusisi, data akan tersimpan dan diolah agar bisa diinterpretasi. Dalam mengolah data selalu ada hambatan seperti munculnya noise yang menyamarkan data. Berikut Memora.ID jelaskan pengertian noise seismik, data seismik dan noise-noisenya.

Pengertian Noise Seismik

Pengertian Noise dan Data dalam Seismik dan Contoh-contohnya

Dalam data seismik ada yang dinamakan noise. Noise ini cukup mengganggu proses pengolahan data. Lalu apa pengertian noise seismik? Noise seismik adalah gelombang yang tak dikehendaki dalam data rekaman seismik. Biasanya noise akan menyamarkan data sehingga sulit untuk diinterpretasi hasil bawah permukaan. Noise ada dua yakni noise koheren (coherent noise) dan noise acak ambient (random ambient noise).

Pengertian Data Seismik

Pengertian Noise dan Data dalam Seismik dan Contoh-contohnya

Usai akuisisi seismik, didapatkan data seismik yang akan diolah hingga pada nantinya olahan tersebut bisa diinterpretasi bawah permukaannya. Dalam data seismik terdapat noise. Noise harus dihilangkan agar data sebenarnya bisa muncul. Data seismik adalah gelombang yang dikehendaki dalam data rekaman seismik (dipakai processing).

Contoh-contohnya

Contoh noise keheren:
1. ground roll (dicirikan dengan amplitudo kuat serta frekuensi rendah)
2. Guided waves atau gelombang langsung (frekuensi cukup tinggi serta datang lebih awal)
3. Noise kabel, tegangan listrik
4. multiple (refleksi sekunder efek gelombang terperangkap).

Contoh noise acak ambient:
1. gelombang laut
2. efek angin
3. ada kendaraan yang lewat